Saturday, May 16, 2009

Renungkan.....

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanahair.Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorangguru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.
Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawabpertanyaan anda.
Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan: 1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya 2.Apakah yang dinamakan takdir 3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuatdari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.
Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?
Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama....kita semua merasakankewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.
Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.
Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.
Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menamparanda?
Pemuda : Kulit.
Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.
Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.

Harapan Demi Anak Didik

Setiap kali menerima ucapan "Selamat Hari Guru" hati berbunga dan senyum mekar menggunung harapan. Harapan agar diri sendiri meneruskan perjuangan dan khidmat sebagai pendidik bangsa. Harapan agar anak didik terus menghargai jasa guru dan menjadi peneraju generasi bangsa yang merdeka dan maju.


Kemampuan mendidik anak bangsa peneraju negara akan datang pasti kecundang tanpa sokongan semua pihak. Ayuh .....kita sederap dalam langkah tak henti ....teruskan juang...

Sunday, April 12, 2009

KOMITMEN

Komitmen.....apa akan berlaku pada organisasi/institusi/sekolah andai komitmen yang diharapkan tidak sepenuhnya

Monday, March 30, 2009

SWOT Diri Harian

Saya terfikir sejenak, bagaimana memastikan diri sentiasa ada perubahan yang yang lebih baik dari semalam. .... Sentiasa menilai pencapaian harian dan berdasarkan SWOT diri buat sesuatu yang lebih baik. Kalau kita mudah berpuas hati dengan pencapaian yang ada, sedangkan kita mampu buat yang lebih baik kita akan terperangkap dalam zon keselesaan. Zon Keselesaan ini selalu memerangkap kita untuk menuju mercu kejayaan yang lebih besar.

Saturday, March 28, 2009

Rakan Ilmu

Semarak riang dan seronok dalam hati ini tak dapat diterjemahkan dalam tulisan mau pun kata-kata. Rakan ilmu yang banyak memberikan bimbingan dan dorongan begitu setia dan sabar mencurah ilmunya.Terimakasih Ziehan.....
Ilmu dan kemahiran pasti tidak datang begitu sahaja tanpa dipelajari dan pasti ia juga tidak berkembang jika ianya tidak ditambah, diasah, dilatih... Sekiranya diri memberikan ruang dan peluang... pilihan ditangan kita..

Friday, March 27, 2009

ilmu nak dicari

Pasti ilmu akan mencurah seandai diri berusaha mencarinya